Selain fokus pada perawatan infrastruktur jalan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok juga gencar melaksanakan program normalisasi badan air. Upaya ini mencakup pembersihan dan perawatan aliran kali serta situ yang tersebar di berbagai titik wilayah kota.
Lokasi Normalisasi Kali dan Situ
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat sembilan titik prioritas yang telah menjalani proses normalisasi. Dari jumlah tersebut, tujuh titik merupakan aliran kali dan dua titik lainnya adalah situ.
Adapun rincian lokasi normalisasi aliran kali meliputi Kali Cabang Barat, empat titik terpisah di Kali Cabang Timur, Kali Laya di daerah Cimanggis, Kali Inlet Situ Pladen, serta Kali Cabang Tengah Secawan. Sementara untuk situ, pekerjaan difokuskan pada Situ Cilodong dan Situ Pengarengan di Kecamatan Sukmajaya.
Metode Pengerjaan dan Tujuan
Pekerjaan normalisasi ini dikerjakan dengan dua metode utama, yaitu secara manual oleh tenaga kerja dan dengan bantuan alat berat. Khusus untuk pekerjaan di area situ, digunakan alat berat jenis Spider untuk memudahkan mobilisasi di medan yang basah dan berlumpur.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah mengangkat material sampah yang terbawa arus sungai serta membersihkan lumpur dan endapan sampah di kawasan situ. Langkah ini penting untuk mencegah terjadinya pendangkalan yang mengurangi daya tampung air.
Ajakan untuk Masyarakat
DPUPR Depok secara aktif mengajak partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian badan air. Masyarakat diimbau untuk tidak membuang sampah, khususnya sampah plastik yang sulit terurai, ke dalam aliran kali maupun di sekitar kawasan situ.
Normalisasi yang telah dilaksanakan diharapkan dapat meminimalisir risiko banjir dengan menjaga kelancaran aliran air dan mencegah penyumbatan. Selain itu, situ yang telah dibersihkan dan dinormalisasi diharapkan mampu berfungsi optimal sebagai penampung air saat intensitas hujan sangat tinggi, sehingga berkontribusi pada pengendalian banjir skala lokal.
Kesadaran kolektif masyarakat untuk menghargai lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dinilai sebagai faktor kunci pendukung keberlanjutan upaya pemerintah ini.