Slot Deposit Dana — Setelah larut dalam kesedihan akibat banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang pada akhir November 2025 lalu, Ibu Arnis memutuskan untuk bangkit. Pemilik Rumah Makan Salero Awak ini tak mau terus terpuruk. Sebulan pasca musibah yang memilukan, dia memberanikan diri untuk membuka kembali usahanya. Hasilnya, Alhamdulillah, ternyata cukup baik.
“Alhamdulillah omzetnya bagus. Walaupun dengan segala keterbatasan. Insya Allah ada kehidupan baru di balik musibah ini. Pasti ada peningkatan ekonomi, terutama untuk kami di sini,” ujar Arnis, dengan penuh harap.
Perjuangan Membersihkan Lumpur Setebal Satu Meter
Membuka kembali rumah makan bukanlah perkara mudah. Ibu Arnis baru bisa beroperasi sekitar enam hari yang lalu, setelah melalui proses pembersihan yang panjang dan melelahkan selama hampir tiga minggu. Warungnya tertimbun lumpur sisa banjir setinggi satu meter.
“Seminggu kami habiskan hanya untuk menyorong dan membersihkan lumpurnya saja. Posisi alat-alat berserakan. Meja di atas meja, lemari di atas meja,” kenangnya tentang kondisi pasca banjir.
Di tengah kerusakan parah yang ditinggalkan bencana, Arnis memilih untuk memaknai musibah dengan keteguhan hati. Baginya, segala kehilangan material adalah ujian dan titipan yang harus dikembalikan kepada Sang Mahakuasa. “Kalau dilihat, sedih ya, tapi itu hanya titipan kan. Kita kembalikan saja ke Yang Kuasa,” ucapnya dengan penuh ikhlas.
Bangkit Demi Tanggung Jawab Kemanusiaan
Keputusan untuk bangkit dan kembali berjualan tidak lepas dari rasa tanggung jawab sosial yang besar. Ibu Arnis mengaku memiliki 15 orang karyawan, yang sebagian besar adalah janda dengan kondisi ekonomi terbatas. Banyak dari mereka juga kehilangan tempat tinggal akibat bencana yang sama.
“Dengan melihat kondisi karyawan saya, rata-rata rumahnya hilang. Habis. Itulah yang membuat saya bangkit. Rasa kemanusiaan. Kalau tidak bangkit kembali, kami mau kasih makan apa. Itulah yang menyulut semangat saya,” tuturnya dengan nada haru.
Dengan bantuan dari petugas Pekerjaan Umum dan para relawan, Rumah Makan Salero Awak akhirnya dapat kembali beroperasi. Meski belum sepenuhnya pulih seperti sedia kala, roda usaha telah kembali bergerak. Omzet penjualan pun perlahan mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan, membawa secercah harapan baru di tengah reruntuhan.